Tuesday, 8 June 2010

Membuat anggaran untuk masa depan

Walaupun menabung nampak sudah kuno, tapi tabungan salah satu dana yang mudah cair disaat emergency. Dengan membuat mencatat pengeluaran bulanan dalam budget, kita dapat memilah uang cash untuk menabung.

Memulai Budgeting
Untuk melakukan budgeting, cukup mudah sebenarnya. Anda dapat menggunakan software yang ada seperti Microsoft Money atau Quicken atau cukup menggunakan ballpoint dan kertas.

Elemen pertama yang perlu dicatat adalah penghasilan Anda, baik itu gaji, atau komisi, atau pendapatan tambahan lainnya seperti dari saham, reksa dana dan lainnya. Dengan mengetahui pendapatan bulanan, kita dapat mengatur pengeluaran agar tidak melebihi pendapatan, ini salah satu cara untuk terhindar dari hutang.

Selanjutnya adalah catat semua pengeluaran, seperti tagihan listrik, air, biaya bulanan belanja rumah, atau mungkin hal-hal yang tampak kecil seperti satu cup kopi panas dari mesin nescafe. Tidak ada pengeluaran yang terlalu kecil untuk dicatat. Jadi, catat semua pengeluaran Anda.

Untuk memudahkan, Anda dapat kategorikan pengeluaran menjadi 3 macam
  1. Pengeluran tetap (asuransi, tabungan)
  2. Pengeluaran lainnya (biaya listrik, telpon, air, belanja bulanan)
  3. Pngeluaran berdasarkan keinginan (rekreasi, makan di restoran)

Pengeluaran kecil = Menabung lebih banyak
Setelah mencatat pengeluaran, saatnya untuk menganalisa. Kita mulai memilah mana hal yang perlu dan penting, atau hanya sekedar keinginan. Contohnya, daripada nonton bioskop, anda dapat menyewa 2 buah DVD. Atau mengurangi gaya hidup clubbing atau nongkrong di cafe. Atau hal-hal lainnya.

Mulai dari pengeluaran keinginan, pangkas pengeluaran tidak perlu, lalu lanjutkan ke pnegeluran lainnya, hemat hal yang bisa dihemat.

Tujauannya menabung lebih
Setelah kita meminimalisir pengeluaran kita, kita dapat lebih fokus untuk menabung, menyimpan uang untuk kebutuhan pendidikan anak kita, atau hal-hal insidental lainnya yang memerlukan biaya. Selain itu uang lebih dapat kita lipatkan dengan cara memilih investasi yang cenderung aman seperti reksa dana pendapatan tetap.

Coba juga Anda menetapkan target menabung tiap bulannya. Apakah itu 5% atau 10% dari gaji. Dan jangan lupa, selalu review budgeting Anda.

Selamat mencoba.