Sunday, 23 May 2010

Candle Stick - Simple Patterns

Ada beberapa bentuk dari pola candlestick chart, berikut penjelasan singkatnya:


  1. White candlestick: Sinyal pergerakan uptrend (semakin panjaung bagian body, semakin signifikan kenaikan harga).
  2. Black candlestick: Sinyal gerakan downtrend (semakin panjang bagian body, penurunan harga semakin signifikan).
  3. Long lower shadow: Sinyal Bullish (sumbu bawah minimal sama besar dengan ukuran body; makin panjang sumbunya, sinyal tersebut lebih dapat percaya).
  4. Long upper shadow: Sinyal Bearish (sumbu atas minimal sama besar dengan ukuran body; makin panjang sumbunya, sinyal tersebut lebih dapat percaya).
  5. Hammer:  Pola bullish saat downtrend (sumbu bawah yang panjang dengan ukuran body kecil atau tanpa body); Shaven head – pola bullish saat downtrend & pola bearish saat uptrend (Tidak ada sumbu atas); Hanging man – pola bearish pattern saat uptrend (sumbu bawah yang panjang , ukuran body yang kecil atau sama sekali tidak memiliki; panjang sumbu bisa berkali lipat ukuran body.
  6. Inverted hammer: Sinyal bottom reversal, diperlukan konfirmasi dari perdagangan berikutnya (baik itu body warna hitam atau putih); Shaven bottom – sinyal bottom reversal, diperlukan konfirmasi dari perdagangan berikutnya (tidak terdapat sumbu bawah); Shooting star – pola bearish pattern saat uptrend (body yang kecil , sumbu atas yang panjang, sumbu bawah kecil atau tidak ada sama sekali).
  7. Spinning top white: Pola netral, perlu melihat candlestick lainnya untuk analisa lebih lanjut.
  8. Spinning top black: Pola netral, perlu melihat candlestick lainnya untuk analisa lebih lanjut.
  9. Doji: Pola netral, perlu melihat candlestick lainnya untuk analisa lebih lanjut.
  10. Long legged doji: Signals a top reversal.
  11. Dragonfly doji: Signals trend reversal (tidak ada sumbu atas, sumbu bawah panjang).
  12. Gravestone doji: Signals trend reversal (sumbu atas yang panjang, tidak ada sumbu bawah).
  13. Marubozu white: Perdagangan didominasi bullish, trend bullish (tidak terdapat sumbu).
  14. Marubozu black: Perdagangan didominasi bearish, trend bearish (tidak terdapat sumbu).

Bacaan Terkait:
    source: wikipedia

      No comments:

      Post a Comment